<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Khrisna Jr Arvega</title>
	<atom:link href="http://arvega.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://arvega.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Feb 2011 14:44:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='arvega.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Khrisna Jr Arvega</title>
		<link>http://arvega.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://arvega.wordpress.com/osd.xml" title="Khrisna Jr Arvega" />
	<atom:link rel='hub' href='http://arvega.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>SEKILAS TENTANG JARINGAN KOMPUTER</title>
		<link>http://arvega.wordpress.com/2009/01/25/sekilas-tentang-jaringan-komputer/</link>
		<comments>http://arvega.wordpress.com/2009/01/25/sekilas-tentang-jaringan-komputer/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2009 13:43:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>HayangItsme</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jaringan Komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arvega.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Jaringan Komputer merupakan suatu metode penggabungan beberapa PC stand alone yang dirangkai sedemikian rupa sehingga dapat berbagi sumber daya (Sharing Data, Pheriperal, Informasi). Jaringan Komputer juga dapat diartikan sebagai suatu himpunan interkoneksi sejumlah komputer otonom. Dua buah komputer dikatakan membentuk suatu network bila keduanya dapat saling bertukar informasi. 1. Pembagian Jaringan Komputer Beberapa jenis jaringan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arvega.wordpress.com&amp;blog=6303487&amp;post=11&amp;subd=arvega&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} p.Default, li.Default, div.Default 	{mso-style-name:Default; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	mso-layout-grid-align:none; 	text-autospace:none; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	color:black;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} --> <!--[endif]-->Jaringan Komputer merupakan suatu metode penggabungan beberapa <em>PC stand alone </em>yang dirangkai sedemikian rupa sehingga dapat berbagi sumber daya (<em>Sharing </em>Data<em>, Pheriperal, </em>Informasi). Jaringan Komputer juga dapat diartikan sebagai suatu himpunan interkoneksi sejumlah komputer otonom. Dua buah komputer dikatakan membentuk suatu <em>network </em>bila keduanya dapat saling bertukar informasi.</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;"><strong>1. Pembagian Jaringan Komputer </strong></p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">Beberapa jenis jaringan komputer dilihat dari cara pemrosesan data dan pengaksesannya terbagai menjadi tiga model, yaitu :</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">
<p class="Default" style="text-align:justify;">a. <em>Host-Terminal </em></p>
<p class="Default">Satu atau lebih <em>server </em>yang dihubungkan dalam suatu <em>dumb terminal</em>. Karena <em>Dumb Terminal </em>hanyalah sebuah monitor yang dihubungkan dengan menggunakan kabel RS-232, maka pemrosesan data dilakukan di dalam <em>server</em>, oleh karena itu suatu <em>server </em>haruslah sebuah sistem komputer yang memiliki kemampuan pemrosesan data yang tinggi dan penyimpanan data yang besar.</p>
<p class="Default">
<p class="Default" style="text-align:justify;">b. <em>Client – Server </em></p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">Satu <em>server </em>atau lebih yang dihubungkan dengan beberapa <em>client</em>. <em>Server </em>bertugas menyediakan layanan, bermacam-macam jenis layanan yang dapat diberikan oleh <em>server</em>, misalnya adalah pengaksesan berkas, <em>peripheral</em>, <em>data base</em>, dan lain sebagainya. <em>Client </em>adalah sebuah terminal yang menggunakan layanan tersebut. Perbedaannya dengan hubungan <em>dumb terminal</em>, sebuah terminal <em>client </em>melakukan pemrosesan data di terminalnya sendiri sehingga spesifikasi dari <em>server </em>tidak harus memiliki <em>performance </em>yang tinggi, dan kapasitas penyimpanan data yang besar karena semua pemrosesan data yang merupakan permintaan dari <em>client </em>dilakukan di terminal <em>client</em>.</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">
<p class="Default" style="text-align:justify;">c. <em>Peer to Peer. </em></p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">Beberapa terminal komputer yang dihubungkan dengan media kabel. Prinsipnya, hubungan <em>peer to peer </em>adalah bahwa setiap komputer dapat berfungsi sebagai <em>server </em>(penyedia layanan) dan <em>client</em>, keduanya dapat difungsikan dalam suatu waktu yang bersamaan.</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">Dilihat dari sisi lingkupannya atau jangkauannya, jaringan dapat dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu :</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">
<p class="Default" style="text-align:justify;">a. <em>LAN (Local Area Network)</em></p>
<p class="Default" style="text-align:justify;"><em>LAN </em>merupakan salah satu arsitektur jaringan yang paling sederhana dan dapat dikembangkan menjadi arsitektur jaringan yang lebih luas cakupannya. Luas cakupan <em>LAN </em>itu sendiri tidak melebihi dari satu area, yang terdiri dari beberapa terminal yang saling dihubungkan sehingga menambahkan fungsi dari terminal itu sendiri. Jaringan <em>LAN </em>biasanya menggunakan satu <em>server </em>untuk melayani kebutuhan <em>client</em>nya, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan lebih dari satu <em>server</em>, tergantung kebutuhan dari <em>client </em>itu sendiri.</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">
<p class="Default" style="text-align:justify;">b. <em>WAN (Wide Area Network) </em></p>
<p class="Default" style="text-align:justify;"><em>Wide Area Network </em>merupakan gabungan dari <em>LAN</em>, yang ruang lingkupnya dapat saja satu lokasi, misalnya gedung bertingkat, atau dapat tersebar di beberapa lokasi di seluruh dunia, jaringan jenis ini membutuhkan minimal satu <em>server </em>untuk setiap LAN, dan membutuhkan minimal dua <em>server </em>yang mempunyai lokasi yang berbeda untuk membentuknya.</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">
<p class="Default" style="text-align:justify;">c. <em>Internet<br />
</em></p>
<p class="Default" style="text-align:justify;"><em>Internet </em>adalah sekumpulan jaringan yang berlokasi tersebar di seluruh dunia yang saling terhubung membentuk satu jaringan besar komputer. Jaringan ini menggunakan protokol <em>TCP/IP</em>, dan ada sebagian kecil yang menggunakan jenis lain (<em>IPX Novell Netware, NetBios, </em>dan lain-lainnya).</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">
<p class="Default" style="text-align:justify;">d. <em>Intranet </em></p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">Jaringan ini merupakan gabungan dari <em>LAN </em>dan <em>WAN</em>. Dari lingkupannya atau jangkauannya maka jaringan ini adalah jenis <em>LAN/WAN </em>yang memberikan layanan seperti layanan <em>internet </em>kepada terminal <em>client</em>nya. Perbedaan mencolok <em>Intranet </em>dengan <em>Internet </em>adalah <em>Intranet </em>melayani satu organisasi tertentu saja.</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">
<p class="Default" style="text-align:justify;"><strong>2. Topologi Jaringan </strong></p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">Topologi merupakan suatu bentuk atau model jaringan antar komputer yang ada. Apabiladilihat dari jenis hubungannya, maka topologi jaringan dapat dibagi menjadi tiga, yaitu :</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">
<p class="Default" style="text-align:justify;">a. Topologi cincin <em>(ring topolog</em>y)</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">Topologi jenis cincin ini menghubungkan satu komputer dalam suatu <em>loop </em>tertutup. Pengiriman data atau <em>message </em>berjalan mengelilingi jaringan dengan satu arah pengiriman ke komputer, selanjutnya terus hingga mencapai komputer yang dituju.</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">
<p class="Default" style="text-align:justify;">b. Topologi <em>bus (bus topolog</em>y)</p>
<p class="Default">Topologi jaringan jenis ini menggunakan sebuah kabel pusat yang merupakan media utama dari jaringan. Terminal-terminal yang akan membangun jaringan dihubungkan dengan kabel utama yang merupakan inti dari jaringan. Data yang dikirimkan langsung menuju terminal yang dituju tanpa harus melewati terminal-terminal dalam jaringan, atau di<em>routing</em>kan ke <em>head end controller. </em></p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">c. Topologi bintang <em>(star topolog</em>y)</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">Jenis topologi jaringan ini menggunakan satu terminal sebagai terminal pusat yang mengubungkan ke semua terminal <em>client</em>. Terminal pusat ini yang mengarahkan setiap data yang dikirimkan ke komputer yang dituju.</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">
<p class="Default" style="text-align:justify;"><strong>3. <em>TCP/IP </em></strong></p>
<p class="Default"><em>TCP/IP (Transfer Control Protocol/Internet Protocol) </em>terdiri dari lapisan-lapisan protokol. Protokol merupakan suatu prosedur yang mengatur bagaimana komputer mampu melakukan berbagai proses jaringan dengan komputer-komputer yang lain. Proses-proses tersebut diatur oleh <em>TCP </em>dan <em>IP</em>. <em>TCP </em>mengatur proses pengiriman data, mengawasi jalannya data dan memastikan data tersebut sampai ke tujuannya. <em>TCP </em>akan mengulangi proses jika ada bagian data yang tidak sampai pada tujuan. Proses tersebut terus berlangsung sampai data yang dikirimkan sampai ke tujuannya. Data yang sangat besar untuk dimuat dalam satu datagram dipecah menjadi beberapa <em>datagram </em>dan kemudian dikirimkan ke tujuan dan memastikan sampai dengan benar.</p>
<p class="Default" style="margin:6pt 0;"><em>IP </em>adalah protokol yang memuat semua kebutuhan aplikasi dalam berhubungan antar terminal. Seperti telah disampaikan sebelumnya bahwa <em>TCP </em>bertanggungjawab pada masalah pengiriman dan dalam memecah data menjadi bagian-bagian kecil, maka <em>IP </em>merupakan pembuka jalan hingga sampainya data ke terminal tujuan. Lapisan-lapisan protokol tersebut berguna untuk menjaga agar data dapat sampai dengan sempurna.</p>
<p class="Default" style="margin:6pt 0;"><strong>4. Struktur <em>IP Address </em></strong></p>
<p class="Default" style="text-align:justify;"><em>IP Address </em>terdiri dari bilangan <em>biner </em>sepanjang 32 <em>bit </em>yang dibagi atas 4 segmen. Tiap segmen terdiri atas 8 <em>bit </em>yang berarti memiliki nilai desimal dari 0 &#8211; 255. <em>Range address </em>yang bisa digunakan adalah dari 00000000.00000000.00000000.00000000 sampai dengan 11111111.11111111.11111111.11111111. Jadi, ada sebanyak 232 kombinasi <em>address </em>yang bisa dipakai di seluruh dunia (walaupun pada kenyataannya ada sejumlah <em>IP Address </em>yang digunakan untuk keperluan khusus). Jadi, jaringan <em>TCP/IP </em>dengan 32 <em>bit address </em>ini mampu menampung sebanyak 232 atau lebih dari 4 milyar <em>host</em>.</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;"><em>IP Address </em>biasanya direpresentasikan dalam bilangan desimal. Jadi, <em>range address </em>di atas dapat diubah menjadi <em>address </em>0.0.0.0 sampai <em>address </em>255.255.255.255. Nilai desimal dari <em>IP Address </em>inilah yang dikenal dalam pemakaian sehari-hari.</p>
<p class="Default">
<p class="Default" style="margin:6pt 0;"><em>IP Address </em>dipisahkan menjadi 2 bagian, yakni bagian <em>network </em>(bit-bit <em>network</em>/<em>network bit</em>) dan bagian host (bit-bit <em>host</em>/<em>host bit</em>). Bit <em>network </em>berperan dalam identifikasi suatu <em>network </em>dari <em>network </em>yang lain, sedangkan bit <em>host </em>berperan dalam identifikasi <em>host </em>dalam suatu <em>network</em>. Seluruh <em>host </em>yang tersambung dalam jaringan yang sama memiliki bit <em>network </em>yang sama. Sebagian dari bit-bit bagian awal dari <em>IP Address </em>merupakan <em>network bit/network number</em>, sedangkan sisanya untuk <em>host</em>. Garis pemisah antara bagian <em>network </em>dan <em>host </em>tidak tetap, tergantung kepada kelas <em>network</em>.</p>
<p class="Default" style="margin:6pt 0;">Ada 3 kelas <em>address </em>yang utama dalam <em>TCP/IP</em>, yakni kelas A, kelas B dan kelas C. Perangkat lunak<em>Internet Protocol </em>menentukan pembagian jenis kelas ini dengan menguji beberapa bit pertama dari <em>IP Address</em>. Penentuan kelas ini dilakukan dengan cara berikut :</p>
<p class="Default" style="margin:6pt 0;">1.Bit pertama dari <em>IP Address </em>adalah 0. <em>Address </em>merupakan <em>network </em>kelas A. Bit ini dan 7 bit berikutnya (8 bit pertama) merupakan bit <em>network </em>sedangkan 24 bit terakhir merupakan bit <em>host</em>. Kelas A memiliki 128 <em>network</em>, yakni dari nomor 0.xxx.xxx.xxx sampai 127.xxx.xxx.xxx. Setiap <em>network </em>dapat menampung lebih dari 16 juta (2563) <em>host </em>(xxx adalah variabel, nilainya dari 0 s/d 255).</p>
<p class="Default">2. Dua bit pertama dari <em>IP Address </em>adalah 10. <em>Address </em>merupakan <em>network </em>kelas B. Dua bit ini dan 14 bit berikutnya (16 bit pertama) merupakan bit <em>network </em>sedangkan 16 bit terakhir merupakan bithost. Kelas B memiliki lebih dari 16 ribu <em>network </em>kelas B (64 x 256), yakni dari <em>network </em>128.0.xxx.xxx &#8211; 191.255.xxx.xxx. Setiap <em>network </em>kelas B mampu menampung lebih dari 65 ribu host (2562</p>
<p class="Default"><span> </span></p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">3. Tiga bit pertama dari <em>IP Address </em>adalah 110. <em>Address </em>merupakan <em>network </em>kelas C. Tiga bit ini dan 21 bit berikutnya (24 bit pertama) merupakan bit <em>network </em>sedangkan 8 bit terakhir merupakan bit <em>host</em>. Kelas C memiliki lebih dari 2 juta <em>network </em>(32 x 256 x 256), yakni dari nomor 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx. Setiap <em>network </em>kelas C mampu menampung sekitar 256 <em>host</em>.</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">
<p class="Default" style="text-align:justify;">Ada 2 kelas lagi yang ditujukan untuk pemakaian khusus selain ke tiga kelas di atas, yakni kelas D dan kelas E. Empat bit pertama kelas D adalah 1110, yang digunakan untuk <em>multicast address</em>, yakni sejumlah komputer yang memakai bersama suatu aplikasi (bedakan dengan pengertian <em>network address </em>yang mengacu kepada sejumlah komputer yang memakai bersama suatu <em>network</em>). Salah satu penggunaan <em>multicast address </em>yang sedang berkembang saat ini di <em>internet </em>adalah untuk aplikasi <em>real-time video conference </em>yang melibatkan lebih dari dua <em>host </em>(<em>multipoint</em>), menggunakan <em>Multicast Backbone (MBone). </em>Kelas terakhir adalah kelas E (4 bit pertama adalah 1111 atau sisa dari seluruh kelas). Pemakaiannya dicadangkan untuk kegiatan eksperimental.</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">Selain <em>address </em>yang dipergunakan untuk pengenal <em>host</em>, ada beberapa jenis <em>address </em>yang digunakan untuk keperluan khusus dan tidak boleh digunakan untuk pengenal <em>host</em>. <em>Address </em>tersebut adalah:</p>
<p class="Default">
<p class="Default" style="text-align:justify;"><em>a. Network Address </em></p>
<p class="Default" style="text-align:justify;"><em>Address </em>ini digunakan untuk mengenali suatu <em>network </em>pada jaringan <em>Internet</em>. Misalnya <em>host </em>dengan <em>IP Address </em>kelas B 167.205.9.35. Tanpa memakai <em>subnet</em>, <em>network address </em>dari <em>host </em>ini adalah 167.205.0.0. <em>Address </em>ini didapat dengan membuat seluruh bit <em>host </em>pada 2 segmen terakhir menjadi 0. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan informasi <em>routing </em>pada <em>Internet</em>. <em>Router </em>cukup melihat <em>network address </em>(167.205) untuk menentukan ke mana paket tersebut harus dikirimkan.</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;"><em> </em></p>
<p class="Default" style="text-align:justify;"><em>b. Broadcast Address </em></p>
<p class="Default" style="text-align:justify;"><em>Address </em>ini digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh <em>host </em>yang ada pada suatu <em>network</em>. Setiap paket <em>IP </em>yang dikirim memiliki <em>header </em>alamat tujuan berupa IP <em>Address </em>dari <em>host </em>yang akan dituju oleh paket tersebut. <em>Host </em>tujuan memproses paket tersebut dengan menggunakan alamat ini, sedangkan <em>host </em>lain akan mengabaikannya. <em>Host </em>cukup mengirim ke alamat <em>broadcast</em>, maka seluruh <em>host </em>yang ada pada <em>network </em>akan menerima paket tersebut.</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">
<p class="Default" style="text-align:justify;"><em>c. Netmask </em></p>
<p class="Default">Adalah <em>address </em>yang digunakan untuk melakukan <em>masking/filter </em>pada proses pembentukan <em>routing </em>supaya kelihatan beberapa bit saja dari total 32 bit <em>IP Address</em>. Artinya dengan menggunakan <em>netmask </em>tidak perlu memperhatikan seluruh (32 bit) <em>IP address </em>untuk menentukan <em>routing</em>, akan tetapi cukup beberapa buah saja dari <em>IP address </em>yg diperhatikan untuk menentukan ke mana paket tersebut dikirim.</p>
<p class="Default">
<p class="Default"><strong>5. <em>Subnetting </em></strong></p>
<p class="Default"><em>Subnetting </em>adalah pembagian suatu kelompok <em>IP Address </em>menjadi bagian-bagian yang lebih kecil lagi. Tujuan dalam melakukan <em>subnetting </em>ini adalah :</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">a. Membagi suatu kelas jaringan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">b. Menempatkan suatu <em>host</em>, apakah berada dalam satu jaringan atau tidak.</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">c. Keteraturan:</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">1. Kelas A <em>subnet </em>: 11111111.0000000.00000000.00000000 (255.0.0.0)</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">2. Kelas B <em>subnet </em>: 11111111.11111111.00000000.00000000 (255.255.0.0)</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">3. Kelas C <em>subnet </em>: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0)</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;"><em>Subneting </em>diperlukan agar <em>host </em>pada satu jaringan tidak dapat mengakses <em>host </em>pada jaringan lain secara langsung.</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">
<p class="Default" style="text-align:justify;"><strong>6. <em>DNS (Domain Name System) </em></strong></p>
<p class="Default" style="text-align:justify;"><em>DNS (Domain Name System) </em>adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama <em>host </em>maupun nama <em>domain </em>dalam bentuk basis data tersebar (<em>distributed database</em>) di dalam jaringan komputer, misalkan: <em>Internet</em>. <em>DNS </em>menyediakan alamat <em>IP </em>untuk setiap nama <em>host </em>dan mendata setiap <em>mail exchange server </em>yang menerima email untuk setiap <em>domain</em>.</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;"><em>DNS </em>menyediakan layanan yang cukup penting untuk <em>Internet. </em>Perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan <em>routing</em>, dan manusia pada lebih memilih untuk menggunakan nama <em>host </em>dan nama <em>domain. </em>Contohnya adalah URL dan alamat <em>e-mail</em>. <em>DNS </em>menyediakan layanan untuk memenuhi kebutuhan ini.</p>
<p class="Default">
<p class="Default" style="text-align:justify;">Penggunaan nama sebagai pengabstraksi alamat mesin di sebuah jaringan komputer yang lebih dikenal oleh manusia mengalahkan <em>TCP/IP</em>, dan kembali ke jaman ARPAnet yang ketika itu setiap komputer di jaringan menggunakan file HOSTS.TXT dari SRI (sekarang SIR International), yang memetakan sebuah alamat IP menjadi nama (secara teknis, file ini masih ada &#8211; sebagian besar sistem operasi modern menggunakannya baik secara baku maupun melalui konfigurasi, dapat melihat <em>hosts </em>file untuk menyamakan sebuah nama <em>host </em>menjadi sebuah alamat <em>IP </em>sebelum melakukan pencarian menggunakan <em>DNS</em>). Namun, sistem tersebut memiliki keterbatasan, yaitu setiap alamat komputer berubah, sistem yang hendak berhubungan dengan komputer tersebut harus melakukan <em>update </em>terhadap file <em>host</em>.</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">Perkembangan jaringan komputer, membutuhkan sistem yang bisa dikembangkan; sebuah sistem yang bisa mengganti alamat <em>host </em>hanya di satu tempat, dan <em>host </em>lain akan mempelajari perubahan tersebut secara dinamis. Inilah konsep dasar <em>DNS. </em></p>
<p class="Default" style="text-align:justify;"><em><br />
</em></p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">Sistem <em>DNS </em>terdiri dari tiga komponen:</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">1. <em>DNS resolver</em>, sebuah program klien yang berjalan di komputer pengguna, yang membuat permintaan <em>DNS </em>dari program aplikasi.</p>
<p class="Default">
<p class="Default" style="text-align:justify;">2. <em>Recursive DNS server</em>, yang melakukan pencarian melalui <em>DNS </em>sebagai tanggapan permintaan dari <em>resolver</em>, dan mengembalikan jawaban kepada para <em>resolver </em>tersebut.</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">
<p class="Default" style="text-align:justify;">3. <em>Authoritative DNS server </em>yang memberikan jawaban terhadap permintaan dari <em>recursor</em>, baik dalam bentuk sebuah jawaban, maupun dalam bentuk delegasi (misalkan: mereferensikan ke <em>authoritative DNS server </em>lainnya) .</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">Sebuah nama <em>domain </em>biasanya terdiri dari dua bagian atau lebih (secara teknis disebut label), yang dipisahkan dengan titik.</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">a) Label paling kanan menyatakan <em>top level domain, </em>yaitu domain tingkat atas (misalkan, alamat uad.ac.id memiliki <em>top-level </em>domain id).</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">b) Setiap label di sebelah kirinya menyatakan <em>subdomain </em>dari <em>domain </em>yang lebih tinggi. <em>Subdomain </em>ini menyatakan ketergantungan relatif, bukan absolut. Contoh: ac.id merupakan <em>subdomain </em>dari <em>domain </em>id, dan uad.ac.id dapat membentuk <em>subdomain </em>dari <em>domain </em>ac.id. Pembagian seperti ini dapat mencapai kedalaman 127 level, dan setiap label dapat terbentuk sampai dengan 63 karakter, selama total nama domain tidak melebihi panjang 255 karakter.</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">c) Terakhir, bagian paling kiri dari bagian nama <em>domain </em>menyatakan nama <em>host</em>. Sisa dari nama <em>domain </em>menyatakan cara untuk membangun jalur logis untuk informasi yang dibutuhkan; nama <em>host </em>adalah tujuan sebenarnya dari nama sistem yang dicari alamat <em>IP-</em>nya. Contoh: nama <em>domain </em>uad.ac.id memiliki nama <em>host </em>uad.</p>
<p class="Default" style="text-align:justify;">
<p class="Default" style="text-align:justify;">DNS memiliki kumpulan hirarki dari <em>DNS server</em>. Setiap <em>domain </em>atau <em>subdomain </em>memiliki satu atau lebih <em>authoritative DNS Servers </em>yang mempublikasikan informasi tentang <em>domain </em>dan nama-nama <em>server </em>dari setiap <em>domain </em>dibawahnya. Pada puncak hirarki, terdapat <em>root server</em>: <em>server </em>yang ditanyakan ketika mencari (menyelesaikan/<em>resolving</em>) dari sebuah nama <em>domain </em>tertinggi (<em>top-level domain</em>).</p>
<p class="MsoNormal">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arvega.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arvega.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arvega.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arvega.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arvega.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arvega.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arvega.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arvega.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arvega.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arvega.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arvega.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arvega.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arvega.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arvega.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arvega.wordpress.com&amp;blog=6303487&amp;post=11&amp;subd=arvega&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arvega.wordpress.com/2009/01/25/sekilas-tentang-jaringan-komputer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bca9029cf0eb62c9ebba2be780978ac9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Khrisna</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
